Bentuk Kubah pada Masjid

Tiap-tiap bentuk kubah pada  masjid tentu mempunyai arti dan juga filosofi filosofi sendiri, seperti bentuk kubah 1/2 lingkaran yang mempunyai arti kebesaran dari Allah SWT.

Makin majunya jaman bentuk dari kubah juga beragam bentuk, kubah pada sekarang ini bukan sekedar berupa bulat namun ada juga yang berupa elips lonjong ke atas serta ada pula yang berupa segitiga seperti diluar negeri. Bentuk kubah masjid sendiri sudah di pengaruhi oleh beragam ilmu arsitektur dan budaya baik dalam segi geografis maupun segi budaya umpamanya saja kubah di daerah afrika selatan yang mempunyai bentuk kubah masjid bulat dan agak rendah, serta untuk di daerah cina yang memadukan arsitektur cina bangunan masjidnya. Serta di negara kita Indonesia ini banyak yang mengadopsi bentuk bentuk kubah yang bergaya timur tengah. Maka tak heran bila saat ini orang jual kubah masjid di berbagai daerah ada.

Berikut bentuk kubah yang dipakai pada bangunana masjid :

Kubah 1/2 Lingkaran

Satu diantaranya masjid yang memakai kubah berupa 1/2 lingkaran yaitu Masjid Umar yang ada di Yerussalem yang dibuat ketika kekuasaan khalifah Abdul Malik, Kubah ini umum dimaksud dengan kubah batu (dome of the rock). Diluar itu ada pula masjid Istiqlal yang juga memakai bentuk

1/2 lingkaran pada kubahnya.

Kubah Bentuk Oval

Kubah bentuk oval atau lonjong ini serupa seperti telur, serta umumnya sisi bawahnya dimodofikasi biar tampak unik. Satu diantaranya Masjid yang memakai bentuk kubah ini yaitu masjid agung yang ada di tuban.

Kubah Bentuk Bawang

Bentuk kubah ini memanglah serupa seperti bentuk bawang dengan sisi bawah yang besar serta atasnya mengerucut mirip dengan bentuk bawang, satu diantara kubah masjid yang menggunakan bentuk ini yaitu masjid raya baiturrahman yang berada di Aceh.

Arsitektur dari Masjid Minimalis

Masjid minimalis ini merupakan gaya untuk bangunan masjid yang memiliki ukuran yang tidak begitu luas. kelebihan dari masjid minimalis iniyakni jadi pengoptimasi ruangan, hal seperti ini yang buat orang lebih sukai desain minimalis karena dapat membuat tempat beribadah meskipun ukuran dari tempat tersebut tidak luas. Walaupun ukuran dari bangunan untuk buat masjid tidak sekian luas namun dengan menggunakan desain minimalis ini bisa membantu setiap orang untuk memaksimalkan ruangan dengan tempat yang sudah tersedia.

Arsitektur masjid pada zaman Rasullullah bisa pula digolongkan dalam desain masjid yang minimalis karena berada di tanah luas serta di buat pembatas pada bagian kiri dan bagian kanannya, serta saat itu kubah juga belum digunakan. Tengah arsitektur pada zaman sekarang ini sudah ikuti perubahan zaman. Tempat yang minim atau tidak sekian luas dapat juga buat jadi tempat beribadah, atau biasa disebut dengan musholla. Walaupun bangunan musholla juga membutuhkan satu kubah untuk digunakan jadi penanda dengan beradanya tempat beribadah itu atau musholla itu, Untuk mendesain kubah, terutama kubah masjid mesti memerhatikan paduan warna yang juga akan dipadukan pada bangunan kubah, apabila warna yang digabungkan tidak cocok jadi kubah yang juga akan di buat akan kurang enak untuk dilihat.

Karna kubah yakni ornamen puncak yang ada pada bangunan masjid, oleh karenanya kubah di buat semenarik mungkin saja supaya orang yang memandangnya terpukau. meskipun setiap banguanan masjid yang tidak memakai kubah tetapi juga tidak jadi permasalahan. Kecuali digunakan untuk pemberi tanda musholla juga bertindak hendaknya bangunan masjid. Ornament untuk masjid minimalis biasanya juga lengkap karna dengan kelengkapan fasilitas yang diperoleh akan buat orang yang melakukan beribadah di dalamnya akan merasa khusuk dalam menggerakkan ibadahnya. Desain masjid minimalis ini biasanya diterapkan di daerah atau di tempat yang minim akan lahan yang akan digunakan untuk buat suatu masjid.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *